• Whale Alert melaporkan transfer 30 juta XRP dari Upbit, memicu keingintahuan tentang pergerakan di masa depan.
  • Minat institusional terhadap XRP melonjak, dengan XRP Trust milik Grayscale mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Menurut Whale Alert , layanan pelacakan blockchain terkemuka, sebanyak 30.000.000 XRP (senilai US$17.938.613) ditransfer dari bursa Korea Selatan, Upbit, ke dompet yang tidak diketahui. Transfer besar ini telah mengangkat alis dan memicu diskusi tentang motivasi di balik langkah tersebut.

🚨 30,000,000 #XRP (17,938,613 USD) transferred from #Upbit to unknown wallet https://t.co/4CTVv4MVQQ

— Whale Alert (@whale_alert) September 22, 2024

Paus Menyebarkan XRP ke Berbagai Dompet

Saat artikel ini ditulis, dompet penerima berisi sekitar 1,177 juta XRP, senilai US$700.332. Yang menarik adalah token yang ditransfer dari Upbit telah dialokasikan ke berbagai dompet lain yang tidak dikenal. Lebih dari sepuluh dompet telah terdeteksi, dengan masing-masing menerima sekitar 600.000 XRP.

Pola distribusi seperti itu sering kali mengindikasikan manuver yang disengaja oleh investor whale, yang mungkin meletakkan dasar untuk operasi perdagangan di masa depan.

Selain itu, analis kripto popular JackTheRippler memprediksi pergerakan harga bullish untuk XRP. Menurutnya, berdasarkan pola historis, token tersebut mungkin berada di puncak lompatan yang signifikan, dengan target harga yang luar biasa sebesar US$246 dalam bull run mendatang.

Sumber: JackTheRippler di X

Mendukung prospek bullish ini, seperti yang kami laporkan sebelumnya, whale Ripple telah mengumpulkan hampir 380 juta XRP, atau lebih dari US$228 juta, hanya dalam sepuluh hari. Akumulasi agresif oleh pemegang utama seperti itu sering ditafsirkan sebagai pertanda lonjakan harga.

Selain itu, minat institusional telah meningkat, dengan entitas penting seperti Grayscale’s XRP Trust mendekati level tertinggi sepanjang masa dalam kepemilikan XRP. Peningkatan keterlibatan institusional ini meningkatkan optimisme pasar karena sering kali mencerminkan kepercayaan yang lebih luas pada masa depan aset.

Di sisi lain, CNF telah melaporkan insiden yang melibatkan CEO Ripple, Brad Garlinghouse, yang secara terbuka mengkritik para penipu yang menggunakan reputasi Ripple.

Para penipu ini dapat mengakses saluran YouTube Mahkamah Agung India dan mempromosikan skema XRP palsu, yang dikecam oleh Garlinghouse, yang menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk memerangi aktivitas penipuan.

Kejadian seperti itu menyoroti masalah yang dihadapi inisiatif mata uang kripto terkenal dalam melindungi reputasi mereka dari penyerang yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di US$0,5948, naik 1,86% selama 24 jam terakhir. Momentum kenaikan kecil ini sekali lagi membawa token lebih dekat ke level kritisnya di US$0,60, yang telah menjadi fokus utama bagi para trader dan investor.